
Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan mengadakan kegiatan doa bersama dan penghijauan di Hutan Kampus (Kehati) yang terletak di Kampus 3 UIN Malang, Kota Batu. Acara ini bertepatan dengan perayaan Hari Air dan Lingkungan Sedunia.
Kegiatan tersebut juga menandai peluncuran gerakan “Goes for the Green Campus”, yang diresmikan oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan Dr. H. Isroqunnajah. Peresmian ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Wali Kota Batu, perwakilan TNI, dan tim founder Alamku Hijau, menegaskan dukungan luas terhadap upaya penghijauan kampus.
Acara puncak dari kegiatan ini adalah doa bersama yang dilaksanakan di sumber mata air di Kampus 3, yang berlokasi di Jalan Locari, Desa Precet Batu. Gus Is, sapaan akrab Dr. Isroqunnajah, dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan merupakan langkah konkret untuk menjaga kelestarian alam demi kepentingan generasi mendatang. “Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam sebagai bentuk syukur kita kepada sang pencipta,” ungkap Gus Is.

Dalam sambutannya, Gus Is juga memaparkan rencana pengembangan kampus yang meliputi Kampus 3 sebagai pusat pendidikan terbesar, Kampus 1 untuk program Pascasarjana, Kampus 2 sebagai Rumah Sakit Pendidikan, dan Kampus 4 yang akan dijadikan Agro Kompleks. Ia menegaskan bahwa kampus 3 akan dilengkapi dengan ruang terbuka hijau seluas 100 hektar, sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Dukungan dari pemerintah lokal juga sangat signifikan. Mochammad Agoes Machmoedi, mewakili Wali Kota Batu, menyatakan bahwa kegiatan penghijauan seperti ini sangat penting untuk mendukung Batu sebagai kota wisata dengan udara yang bersih dan lingkungan yang indah. Ia juga menyebutkan keprihatinan terhadap penurunan jumlah mata air dari 422 menjadi 58 dalam 15 tahun terakhir, dan menekankan pentingnya penghijauan untuk memastikan keberlanjutan mata air.
Letjen TNI (Purn) Ganip Warsito, yang juga hadir, menekankan pentingnya aksi nyata dalam menyelamatkan lingkungan. “Kita menyelamatkan alam, maka alam akan menyelamatkan kita,” tegasnya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam, mengingat pentingnya penyediaan mata air untuk masyarakat yang terus berkembang.
Secara keseluruhan, kegiatan ini mencerminkan komitmen UIN Malang terhadap pelestarian lingkungan dan menjadi teladan bagi institusi pendidikan lain dalam mengimplementasikan prinsip keberlanjutan. Dengan dukungan berbagai pihak, UIN Malang terus berupaya mewujudkan kampus yang ramah lingkungan dan berkontribusi pada masa depan yang lebih baik.





