
Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang tengah bersiap menggelar Festival Eco Enzyme yang direncanakan akan diadakan pada 17 Agustus 2024. Festival ini menjadi bagian dari upaya UIN Malang dalam menciptakan kampus yang ramah lingkungan serta mendukung keberlanjutan ekosistem. Kegiatan ini diperkirakan akan mencetak rekor Museum Rekor Dunia Indonesia
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang teris berusaha meningkatkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan dengan berpartisipasi dalam gerakan eco enzyme. Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia, UIN Malang dan 43 perguruan tinggi lainnya melakukan kegiatan penuangan eco enzyme ke sungai di sekitar kampus mereka. Aksi ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang resmi meluncurkan Hutan Kampus Keanekaragaman Hayati (Kehati) sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan konsep Green Campus. Acara peluncuran yang berlangsung di Kampus 3 UIN Malang ini bertepatan dengan perayaan Hari Gerakan Sejuta Pohon Internasional tahun lalu. Hutan Kehati yang
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang terus berupaya meningkatkan kepedulian lingkungan dengan mengurangi emisi karbonnya. Memperbarui teknologi dan fasilitas kampus adalah salah satu tindakan nyata yang diambil oleh sekolah ini untuk mendukung lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Sebagian laboratorium di fakultas saintek UIN Maulana Malik Ibrahim
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) meluncurkan inisiatif baru untuk mengurangi penggunaan kertas dan plastik di lingkungan kampus. Salah satu langkah utama dalam program ini adalah penggunaan tumbler sebagai pengganti botol plastik sekali pakai dalam rapat kerja staf dan dosen. Program ini bertujuan untuk mengurangi jejak lingkungan
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) melalui Program Pengembangan Komunitasnya baru-baru ini meluncurkan inisiatif pendampingan usaha budidaya lebah (Apis sp.) sebagai bagian dari upaya menuju keberlanjutan Integrated Farming di Maliki Biodiversity Forest, Malang. Program ini bertujuan untuk memperkuat praktik pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi budidaya lebah sebagai
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) telah melaksanakan metode pengolahan sampah yang inovatif dengan menggandeng tempat pengolahan sampah pihak ketiga, TPST 3R Mulyoagung Bersatu di Dau, Malang. Program ini mencakup pemrosesan sampah organik dan anorganik untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan efisien. Setelah sampah dikumpulkan
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) memperkuat komitmennya dalam pengelolaan limbah dengan mengimplementasikan dua inisiatif penting bekerjasama dengan PT. Waste International untuk pengolahan limbah B3 dan pemasangan septic tank di setiap gedung Kampus 3 sebagai solusi pembuangan limbah. Dalam upaya mengelola limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3),
Teknologi inverter pada AC dikenal mampu menghemat penggunaan listrik hingga 30-50 persen dibandingkan AC konvensional. Langkah ini merupakan bagian dari program besar universitas menuju kampus yang berkelanjutan dan efisien energi. Dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan, diharapkan dapat mengurangi jejak karbon kampus sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh civitas akademika. Selain
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) semakin serius dalam upaya pengelolaan sampah dengan meluncurkan program daur ulang yang mengusung prinsip Reduce, Reuse, Recycling. Inovasi terbaru dalam program ini adalah penerapan tempat sampah tiga warna yang dirancang khusus untuk memudahkan proses pemilahan sampah di seluruh area kampus. Tempat