
Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan bangga menyelenggarakan The 13th International Conference on Green Technology (ICGT) pada 17-18 Oktober 2024. Mengusung tema “Strengthening The Impact of Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) for Sustainable Future”, konferensi ini bertujuan untuk memperkuat dampak STEM dalam mendukung masa depan yang berkelanjutan.
ICGT 2024 dilaksanakan di Ijen Suites Resort & Convention Malang, Jawa Timur, dan diorganisir oleh Program Studi Biologi sebagai panitia penyelenggara. Konferensi tahunan ini tidak hanya bertujuan untuk berjejaring dan berkolaborasi, tetapi juga mendorong produktivitas penulisan ilmiah di kalangan sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan masyarakat umum.
Pada tahun ini, ICGT menghadirkan lima keynote speaker ternama dari berbagai belahan dunia. Hari pertama diisi oleh Prof. Kunifumi Tagawa dari Hiroshima University Jepang, Prof. Toshifumi Sakaguchi dari Prefectural University of Hiroshima Jepang, serta Dr. Veinardi Suendo, S.Si., M.Eng. dari Bandung Institute of Technology Indonesia. Sementara itu, pada hari kedua, Prof. Dr. Azhar bin Ariffin dari University Malaya Malaysia dan Assoc. Prof. Dr. Varit Srilaong dari King Mongkut’s University of Technology Thonburi Thailand turut membagikan wawasan mereka. Hari kedua juga diisi oleh tiga invited speaker dari internal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yaitu Prof. Dr. Bayyinatul Mucharomah, M.Si, Eriyanto Yusnawan, Ph.D, dan Dr. Fachrul Kurniawan, M.MT, IPM.

Konferensi ini dibagi menjadi sesi parallel yang dilakukan setelah setiap break, dengan total dua sesi yang berlangsung pada hari pertama dan kedua. Presentasi di parallel session dilakukan baik secara offline maupun online melalui Zoom Meeting. Untuk sesi offline, terdapat dua ruang presentasi dengan masing-masing ruang memiliki moderator dan operator. Sedangkan untuk presentasi online, terdapat tujuh ruang Zoom, masing-masing dengan moderator dan operator.
Para peserta mempresentasikan tema-tema yang relevan dan mutakhir sesuai dengan perkembangan keilmuan di masing-masing disiplin kajian. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, memungkinkan interaksi yang produktif antara peserta dan pemateri. Seluruh proses presentasi, baik offline maupun online, berjalan dengan baik dan lancar.
Hasil dari paper yang dipresentasikan di ICGT ini akan melalui proses seleksi dan selanjutnya diterbitkan dalam IOP Conference Series. Konferensi ini menegaskan komitmen FST UIN Malang dalam mendukung inovasi dan penelitian di bidang teknologi hijau, serta memperkuat kontribusi STEM terhadap pencapaian masa depan yang lebih berkelanjutan.





