MIU Login

Kegiatan Apel Hijau dan Peresmian Embung di UIN Malang Dukung Program Konservasi dan Restorasi Lingkungan Bersama TNI/Polri

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Apel Hijau dan peresmian embung “Mata Air Ke Hati” di Hutan Kota Kampus Tiga sebagai bagian dari peringatan Hari Penanaman Pohon Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung program konservasi dan restorasi lingkungan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI/Polri.

Acara tersebut dihadiri oleh ratusan tamu undangan yang mencakup berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan dari TNI/Polri, Pemerintah Daerah, DPRD Kota Batu, BUMD, pengusaha, serta mahasiswa dari UIN Malang dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol peresmian, diikuti dengan pelepasan ikan emas sebagai bentuk penghargaan terhadap ekosistem air. Penanaman pohon dan bambu di sekitar embung juga dilakukan sebagai langkah konkret dalam mendukung konservasi lingkungan. Ketua Founder “Alamku Hijau”, Fitri Harianto ST, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk mengelola hutan kampus dan mendukung program konservasi.

Dalam pernyataannya, Fitri Harianto menekankan pentingnya pengelolaan hutan kampus sebagai bagian dari kawasan konservasi. “Program ini mencakup pembibitan keanekaragaman bambu yang akan ditanam di sepanjang sungai, dan kami berharap proyek ini dapat menjadi model restorasi sungai dengan hutan bambu,” ujarnya.

Wakil Dekan UIN Malang Bidang Biologi, Dwi Suherianto, juga memberikan pernyataan tentang pentingnya kegiatan penghijauan. “Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Meskipun ada tantangan seperti kondisi tanah kering dan kesulitan dalam penanaman, upaya ini tetap dilakukan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.

Acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai pejabat dan institusi, termasuk Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kepala BBWS Brantas, dan beberapa dinas terkait. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kolektif untuk mendukung inisiatif konservasi dan penghijauan.

Dwi Suherianto menutup acara dengan pesan tentang pentingnya sinergi dalam menjaga lingkungan. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Program-program seperti ini perlu terus didorong untuk memastikan bahwa kita mewarisi lingkungan yang sehat kepada generasi mendatang,” tutupnya.

Acara Apel Hijau dan peresmian embung ini adalah wujud nyata dari upaya UIN Malang untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip konservasi dan restorasi lingkungan, serta memperkuat kerjasama antara kampus, masyarakat, dan institusi lainnya dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait