
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan penerapan konsep “Green Building” dalam pengembangan Mahad dan Gedung Kampus 3. Pembangunan ini tidak hanya difokuskan pada fungsionalitas dan kenyamanan, tetapi juga didesain untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Konsep “Green Building” yang diterapkan dalam pengembangan gedung baru ini melibatkan penggunaan teknologi ramah lingkungan, material bangunan berkelanjutan, serta optimalisasi energi terbarukan. Salah satu inovasi utama yang diterapkan adalah penggunaan panel surya untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Selain itu, gedung juga dilengkapi dengan sistem pengelolaan air hujan dan ventilasi alami untuk meningkatkan efisiensi energi dan air.
Selain mengutamakan teknologi ramah lingkungan, pembangunan gedung juga memperhatikan aspek kenyamanan penghuni. Mahasiswa yang tinggal di Mahad akan menikmati lingkungan yang lebih sehat, berkat adanya ruang terbuka hijau di sekitar bangunan, serta pengelolaan limbah yang lebih baik. Ruang-ruang belajar dan fasilitas umum juga didesain untuk memaksimalkan penggunaan cahaya alami, sehingga mengurangi konsumsi listrik.

Tak hanya itu, pembangunan Mahad dan Kampus 3 juga melibatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam menjaga dan merawat area hijau. Melalui program-program seperti penghijauan dan konservasi lingkungan, mahasiswa dilibatkan langsung dalam menjaga keberlanjutan ekosistem kampus.
Program “Green Building” ini juga didukung oleh berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Malang, yang memuji langkah UIN Maliki dalam mengintegrasikan keberlanjutan dalam pembangunan infrastruktur.
Dengan penerapan konsep “Green Building” dalam pengembangan Mahad dan Gedung Kampus 3, UIN Maliki Malang tidak hanya menyediakan fasilitas yang modern dan fungsional, tetapi juga berkontribusi dalam melestarikan lingkungan untuk generasi mendatang. Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain untuk mengadopsi prinsip-prinsip keberlanjutan dalam pengembangan infrastruktur mereka.





